Selasa, 22 April 2014

si Jajang dan si Ahmad

Ceritanya tentang si Jajang dan si Ahmad yang selalu gagal nggombalin cewek, 


kebetulan ada cewek lewat.

Jajang : Hai cewek,, singgah donk..

Cewek mlengos..

Jajang : wah, sombong lu cewek,, muka juga pas-pasan,,
Cewek : emangnya mukamu ganteng..??

Jajang nyengir.. 

Ahmad : wah,, gagal kamu jang,, gak gitu caranya..

Tiba tiba cewek itu lewat lagi..

Jajang : hey cewek, panas ya..??
Cewek : udah tau panas,, masi nanya lagi..( jawab cewek dengan sewot )

Tiba-tiba datanglah si Kang Asep. memberi tau cara ngegombalin cewek ala Kang Asep...

Asep : kalian berdua gagal, gini caranya... coba praktekan dulu, kamu tanya, "Hey cewek, bapakmu tukang gali kubur kan??" terus dia jawab "Kok tau??"... Nah kamu jawab lagi, "karena kau telah menggali hatiku." ..  Asyik kan???

Jajang dan Ahmad pun mempraktekkan tips dari Kang Asep.. pas kebetulan cewek yang tadi lewat untuk ketiga kalinya..

Jajang : hai cewek.. bapakmu tukang gali kubur kan..??
cewek : papah,, itu dia cowok yang selalu gangguin aku..
Bapaknya cewek : iya saya tukang gali kubur,, dan sekarang udah ada dua lubang yang baru saya gali,,, hem,,,....

Jajang dan Ahmad lari terbirit-birit melihat bapaknya cewek bawa golok... 

Kang Asep tertawa melihat mereka... hehehe..  makanya.. jangan suka godain cewek....

Rabu, 16 April 2014

Dunia Nyata Aja lahhh,....

Setelah selesai pengajian, Kang Asep menemui Pak Haji meminta restu hubungan untuk menikah dengan pujaan hatinya.

Asep : Pak Haji, tau nggak,,,? Aku sekarang lagi seneng dan suka sama cewek...

Pak Haji : Iya, kenapa memangnya, Sep,,? Coba Ceritain ke Bapak gimana, ketemunya, dan lain-lain,,,!

Asep : Aku ketemu pertamanya sih di FACEBOOK, terus lama-lama temenan di TWITTER, lalu saling chat di LINE, dan ngobrol dan bertatap-muka pake SKYPE,,,!

Pak Haji : Ck,,,ck,,,ck,,,! Ketemunya ternyata di dunia maya, Sep,,,?

Asep (Merayu dan Berharap): Pak Haji mau merestui hubungan aku kan, Pak?

Pak Haji : Gini deeeh,,,! Kamu menikah aja di PATH, terus berkomunikasi lewat KAKAO TALK, dan biar gampang kamu beli anak di FJB KASKUS, dan kalo kamu udah mulai bosen sama bini kamu, tinggal jual aja di TOKOBAGUS.COM. Gimanaaa, Sep,,?

Asep (Garuk-garuk Kepala): "&%$#$%$#,,,???

.

.
# Masalah hubungan sebaiknya lewat dunia nyata, perkenalan lewat Ta'aruf, bila cocok lanjut ke Khitbah dan Nikah. Dunia maya penuh dengan kebohongan, kadang ada orang di FB statusnya Islami, penuh dengan dalil, namun bisa saja hasil copy paste sana sini... Orang yang sebenarnya gak tau apa-apa...

Betul gak??

Senin, 14 April 2014

TIM IT Dpc Pks Karawaci SELALU SEMANGAT MENJAGA SUARA

TIM IT Dpc Pks Karawaci SELALU SEMANGAT MENJAGA SUARA

      Alhamdulillah tak kenal lelah selalu berSemangat dari pagi ketemu malam ketemu pagi lagi... Semua berkerja tuk kemenangan mengawal & memperjuangkan Suara PKS yg slu Optimis 3 besar #aytktm. Ditambah seru lagi ditengah2 kesibukan keruwetan ada ILK langsung cair suasananya jd bahagia ngakak  with StanUp Comedy KangHariri Nasution

#PKSbersyukur
#MenjagaSuara





Jumat, 11 April 2014

Jurnalis Turki: Israel Harus Masuk Daftar Musuh Kita


PM Turki Recep Tayyip Erdoğan (tengah), CEO Zaman Media Group Ekrem Dumanlı (kiri) dan Editor-in-Chief Today’s Zaman Bülent Keneş berpose saat seremoni di Ankara untuk peluncuran Today’s Zaman pada 16 Januari 2007. (todayszaman.com)
dakwatuna.com – Ankara. Surat kabar Turki, Today’s Zaman, edisi Sabtu (28/8), memuat sebuah artikel seorang penulis dan jurnalis Turki, Abdullah Bezkurt, yang berpendapat bahwa entitas Zionis Israel merupakan ancaman serius bagi negara Turki. “Oleh karena itu Israel harus masuk dalam daftar pertama musuh negara kita,” tulisnya.
Penulis Turki ini dalam artikelnya, saat memberikan analisa terhadap amandemen terakhir yang dilakukan pada teks piagam “prinsip-prinsip keamanan nasional Turki” yang disebut oleh sebagian pihak dengan undang undang rahasia negara (Turki), mengatakan bahwa “Adalah baik bila teks perubahan ini tidak memuat nama Rusia dan Yunani, namun betul-betul mengurangi nama (Israel).
Penulis Turki ini menambahkan bahwa entitas Zionis Israel harus masuk dalam daftar musuh Turki karena menjadi ancaman bagi keamanan nasional Turki. Dia mengatakan, “Hal itu nampak lebih jelas, setelah Israel menyerang armada kebebasan dan menumpahkan darah 9 aktivis kemanusiaan Turki.”
Di akhir artikelnya, penulis Turki ini menegaskan bahwa entitas Zionis Israel banyak membantu pemberontak Kurdi dan menggunakan mereka untuk memperlemah keamanan di negara Turki. (asw/pip)
Redaktur: Hendra



Mahasiswi Turki Boleh Berjilbab Lagi di Universitas Setelah 10 Tahun Dilarang


Ilustrasi - Muslimah berjilbab di Turki (WN / akgunsemra)
dakwatuna.com – Sejak 10 tahun, universitas Turki menolak mahasiswi berjilbab. Hal ini adalah keputusan Dewan Pendidikan Tinggi Turki.
Para dosen dilarang menolak kehadiran mahasiswi berjibab, dan mereka yang tetap melarang akan diperiksa pihak yang berwajib. Keputusan Dewan Pendidikan Tinggi Turki ini bertentangan dengan keputusan hakim tinggi Turki, yang menyatakan jilbab bertentangan dengan masyarakat sekuler Turki.
Sebelumnya, partai pemerintah AKP yang didukung warga muslim mencoba mengubah larangan berjilbab ini di universitas. Perubahan baru ini tidak mengubah larangan resmi, untuk itu perlu mengubah undang-undnag dasar Turki. Hal ini tidak akan terjadi setelah pemilu tahun depan. (Krisman Purwoko/RNW/RoL)
Redaktur: Hendra




AKP Unggul Dalam Pemilihan Anggota Parlemen Turki


Para pendukung partai berkuasa Turki, AKP, merayakan hasil pemilu Parlemen di depan kantor pusat AKP di Ankar, 12 Juni 2011. (Reuters Picture)
dakwatuna.com – Ankara. Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP), yang berkuasa di Turki, unggul dalam pemilihan umum Ahad (12/6), demikian laporan media yang mengutip penghitungan awal.
Sementara 90,3 persen suara nasional telah dihitung, AKP meraih 50,6 persen suara dan mengungguli kubu oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP) –yang meraih 25,6 persen, dan partai oposisi terbesar kedua, Partai Gerakan Nasionalis (MHP) –yang mendapat 13,2 persen suara, kata stasiun televisi Turki, NTV.
Para calon independen mengantungi 6,1 persen suara.
Para pendukung, yang kebanyakan adalah pemuda, berkumpul di luar markas AKP di Ankara guna merayakan kemenangan mereka serta menunggu pemimpin AKP Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan sambutan, yang ditayangkan langsung oleh stasiun televisi.
Lebih dari 50 juta warga Turki diperkirakan mendatangi tempat pemungutan suara untuk memberi suara mereka, Ahad, untuk memilih 550 anggota parlemen dari 7.492 calon dari 15 partai politik dan 203 calon independen.
Jajak pendapat sebelum pemilihan umum memperlihatkan partai yang berkuasa, AKP, dapat meraih 48 persen suara untuk memperoleh masa jabatan ketiga kali berturut-turut. CHP diperkirakan mendapat 25 persen sampai 30 persen suara, sementara MHP diperkirakan mengantungi 11 persen hingga 13 persen suara, demikian Xinhua-OANA melaporkan. (C003/A011/K004/B Kunto Wibisono/Ant)
Redaktur: Hendra
Keyword: 



Inilah Rektor Pertama di Turki yang Berjilbab





Prof. Ayşe Gül, rektor pertama di Turki yang berjilbab (aa.com.tr)
Prof. Ayşe Gül, rektor pertama di Turki yang berjilbab (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Ankara. Baru kemarin, Kamis (10/4/2014), ada seorang rektor yang mengenakan jilbab di Turki. Prof. Sabri Oiegon, sekjen Dicle Üniversitesi, di Turki bagian timur mempublikasikan sebuah foto kenangan dirinya dengan Prof. Ayşe Gül yang merupakan rektor pertama di Turki yang berjilbab.
Oiegon mengatakan, “Ayşe sebenarnya ingin mengenakan jilbab beberapa waktu yang lalu atas dasar kesadaran pribadi. Tapi rupanya baru hari ini (Kamis), Ayşe memberikan kejutan kepada kita semua, muncul dengan berjilbab.”
Keputusan Ayşe mengenakan jilbab bisa dilaksanakan setelah pemerintah Turki menghapus aturan yang melarang pegawai negeri mengenakan jilbab di tempat kerjanya. Karena itulah, beberapa anggota legislatif wanita akhirnya juga bisa mengenakan jilbab saat menghadiri persidangan.
Ayşe agak terlambat mengenakan jilbab. Dia tidak langsung mengenakannya setelah pencabutan larangan. Alasanya, menurut Ayşe, adalah adanya kekhawatiran universitas yang dipimpinnya akan sedikit terganggu. Baru hari kemarin, Ayşe akhirnya bisa mendapatkan impian yang dipendamnya selama bertahun-tahun. Langkahnya itu juga yang membuatnya masuk dalam sejarah sebagai rektor pertama yang mengenakan jilbab di Turki. (mas/dakwatuna/anadolu)
Redaktur: Moh Sofwan Abbas