Senin, 03 Februari 2014

tiga perkara

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu:
1. Sedekah jariyah,
2. Ilmu yang dimanfaatkan,
3. Do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

PKS partai yang baik

Bisakah negara ini berubah dengan mengandalkan orang baik? Pertanyaan itu tiba-tiba muncul di benak saya setelah nama Risma mencuat. Wanita bernama lengkap Tri Rismaharini itu menyedot perhatian. Pemicunya saat di “Mata Najwa”, airmata walikota Surabaya itu mengalir. Tangisnya membuat publik tersihir. Simpati terus berdatangan tak mengenal akhir. Di twitter, dukungan terhadapnya bermunculan bertajuk “SaveRisma”. Risma adalah orang baik. Ia bagai oase di padang nan gersang. Di saat rakyat sudah muak dengan lakon banyak pemimpin dan politisi yang korup, Risma hadir menawarkan sosok yang berbeda. Peduli rakyat tanpa pencitraan. Bekerja keras siang malam tanpa membawa rombongan media. Tegas dan berani tanpa berita nan lebay. Dan tutur kata serta airmata yang mengalir di “Mata Najwa” bisa publik rasakan getarannya. Bukan kata-kata pemanis belaka dan bukan pula airmata buaya.

Tahun 2011 Risma dimakzulkan oleh DPRD Surabaya. Penyebabnya karena ia membuat aturan melarang papan reklame/baliho yang berukuran besar mejeng di jalan-jalan utama di kota Surabaya. Anggota dewan meradang. Entah apa penyebabnya. Ramai-ramai mereka bersekongkol memkazulkan Risma, termasuk PDI-P, partai yang mengusung Risma. Dan hanya satu fraksi yang menolak pemakzulan: PKS. Maka marahlah anggota-anggota DPR itu (dari semua fraksi, kecuali fraksi PKS), termasuk Wisnu yang sama-sama dari fraksi PDIP bersama Risma. Anggota-anggota DPRD itu kemudian meminta Risma mundur dari jabatan wali kota. (Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Sarlito Wirawan Sarwono di Koran Sindo, 16 Februari 2014) Di Bandung, kita juga punya orang baik bernama Ridwan Kamil. Walikota Bandung yang akrab disapa Kang Emil itu namanya juga kian moncer. Sosoknya yang masih muda, cerdas dan berprestasi memikat banyak orang. Sejak menjabat orang nomor satu di Kota Bandung, ia telah membuat banyak terobosan. Tapi sayang, ia tak didukung penuh oleh DPRD Kota Bandung. “Saya sedih di akhir tahun 2013 banyak program saya yang bagus-bagus dicoret tanpa sebab yang jelas. Dan yang mendukung program bagus saya di dewan hanya PKS,” curhat Kang Emil. Menarik. PKS hadir di tengah persoalan yang sedang membelit Risma dan Kang Emil. Risma bukanlah kader PKS. Tapi Fraksi PKS di DPRD Kota Surabaya menolak memakzulkannya di saat fraksi lain termasuk PDI-P yang mengusungnya justru bernafsu melengserkannya. Kang Emil juga bukan kader PKS. Tapi Fraksi PKS di Kota Bandung istiqomah mendukungnya di saat fraksi lain menolak program kerja Kang Emil yang bagus-bagus. Dari fenomena ini kita dengan mudah bisa menjawab pertanyaan yang tersaji di awal tulisan ini. Bahwa tak cukup mengubah negeri ini hanya dengan mengandalkan orang baik. Kita juga butuh partai politik yang baik. Partai politik yang baik adalah mereka yang akan mendukung orang-orang baik, meski bukan terlahir dari rahim partainya sendiri. Risma dan Kang Emil adalah orang baik. Tapi dua orang baik ini terlihat tak berdaya ketika dihadapkan dengan parta-partai tak baik yang bersepakat menolak kebaikan. Orang-orang baik seperti mereka sangat membutuhkan dukungan dari partai baik di panggung demokrasi yang kita anut saat ini. Di negeri ini, saya yakin banyak Risma dan Kang Emil lain yang tak tersorot media. Banyak orang baik tapi mereka mengalami persoalan serupa dengan Risma dan Kang Emil: tak mendapat dukungan dari partai baik. Dan menjadi wajar jika sudah hampir 69 tahun kita merdeka, tapi negeri ini masih saja dirundung banyak soal. Sebabnya: bukan karena kita kekurangan orang baik, tapi langkanya partai baik di pertiwi tercinta.

Rabu, 29 Januari 2014

Ini Wilayah Tergenang Banjir di Kota Tangerang

Sejumlah titik di wilayah Kota Tangerang, hari ini, Rabu (29/1/2014) termonitor masih tergenang oleh banjir.

Data yang diterima redaksi kabar6.com melalui pesan singkat (SMS) dari relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang, setidak ada ribuan rumah warga di sejumlah titik yang terendam oleh banjir.

Berikut titik genangan banjir versi relawan Tagana Kota Tangerang;

1. Wilayah Timur

- Perumahan Ciledug Indah 1 (Kecamatan Ciledug)
Terendam sebanyak 500 Kepala Keluarga, ketinggian air antara 40 sampai 50 centi meter.

- Komplek DDN (Kecamatan Karang Tengah)
Terendam sebanyak 200 Kepala Keluarga, ketinggian air antara 50 sampai 70 centi meter.

- Puri Cipondoh Asri (Kecamatan Cipondoh)
Terendam 70 Kepala Keluarga, ketinggian air sekitar 40 centi meter.

2. Wilayah Barat

- Perumahan Total Persada (Kecamatan Periuk)
Terendam 500 Kepala Keluarga, ketinggian air antara 80 sampai 290 centi meter

- Perumahan Pondok Arum (Kecamatan Karawaci)
Terendam 800 kepala Keluarga, ketinggian air sekitar 60 centi meter.

Akibat banjir yang melanda, akses Jalan Bugel dan Galeong serta akses Pabrik Zelandia dan Jalan Raya Moh. Toha, persisnya depan City Mal terputus. **Baca juga: Situ Bulakan Meluap, Ratusan Rumah Terendam.

Hingga berita ini disusun, ketinggian banjir di dua akses yang terputus antara 50 sampai 60 centi meter. Sementara, dilokasi titik banjir juga masih turun gerimis kecil.

http://www.kabar6.com/tangerang-raya/tangerang-kota/12940-ini-wilayah-tergenang-banjir-di-kota-tangerang-.html

Minggu, 26 Januari 2014

LT3Besar DPC Karawaci dan Pengobatan Gratisss di Kel. Pabuaran Tumpeng #1








LT 3Besar DPC Karawaci dan Pengobatan Gratisss di Kel. Pabuaran Tumpeng

SebuAh RenuNgan DalaM HIdup

Ketika KerjamU tiDak Dihargai,
Maka Saat Itu KAmu Sedang BelaJar TentanG KETULUSAN.
KetikA USahamu dinilai Tidak Penting,
Maka Saat itu KAmu Sedang BelaJar tentAng KEIHKLASAN.
KetiKa HatiMu lUKa SangAt DalAm,
Maka Saat Itu KAmuSedaNG BelaJAr TenTAng MAMAAFKAN.
kEtiKan KAMu Harus LelaH dan KeceWa,
Maka Saat iTu Kamu Sedang BelajAr Tentang KESUNGGUHAN.
Ketika KAmu Merasa SepI senDiri,
MAka Saat iTU KAmu SedaNg BelaJAr tentang KETANGGUHAN.
KetiKA KAmu Harus MembayAr Yang SebenArnya tidak PerLu Ada,
MakA SaaT itu KAmu SedAng BelaJar tenTAng KEMURAHAN HATI.
tETaP sEMANgaT,,,,,
tETaP bERSAbaR,,,,,,
tETaP tERSEnYUM,,,,,
tERus bELAjaR,,,,,,
kARENA kaMU sEDAng MENImBA iLMu Di "UNIVERSITAS KEHIDUPAN"
kAmu BeradA DitempAtmu BUkan KArena KEBETULAN
oRANg Hebat tIdak DihaSIlkan MelaLui
KEMUDAHAN
KESENANGAN
KETENANGAN
TetaPI DibenTuk MelaluI
KESUKARAN
TANTANGAN
AIR MATA
kEtika KAmu MengalAMi sesUatu YAng SanGAt BeraT,dan mErasa DitiNggalKAn
sendiri Dalam HIdup,,Kepalkan Tangan,TegakKAn Kepalamu KeatAs,TatpLAh MAsa DepanMu.
KetahuILah,,
Kamu SedaNG DiperSiapkn Menjadi "ORANG YANG LUAR BIASA'

Jumat, 24 Januari 2014